Artikel

Hadi Sewu Ayam Suplier Ayam Terbaik

Menaikkan Bobot Ayam Potong? Berikut Tips dan Cara

Share
Facebook Twitter

Menaikkan Bobot Ayam Potong? Berikut Tips dan Caranya!

Menaikkan Bobot Ayam Potong - Pertanyaan yang sering muncul oleh para peternak maupun masyarakat biasa yang memelihara ayam adalah bagaimana cara menaikan bobot ayam ternaknya. Oleh karena itu Sewu Ayam akan memberikan ringkasan tips untuk permasalahan ini. Untuk Kamu yang ingin memulai bisnis ayam potong, memiliki ayam dengan bobot yang baik sangatlah penting.

Karena, jika Kamu memposisikan sebagai pembeli, tentunya bobot ayam tidak lepas dari kriteria ayam yang akan Kamu beli. Banyak pengusaha ayam potong yang memikirkan hal tersebut. Kini banyak cara untuk menaikkan bobot ayam potong agar bisnis peternakan berhasil. Kami akan merangkum 5 langkah untuk meningkatkan bobot ayam potong. Yuk Simak, ulasan berikut langkah tepat menaikkan bobot ayam potong :

  1. Pilih Bibit Ayam Potong Berkualitas

Hal pertama yang harus Kamu ketahui saat meningkatkan bobot ayam, adalah dengan memilih bibit kualitas terbaik. Karena, sering terdapat gangguan pada bibit sehingga memengaruhi pertumbuhannya. Bibit ayam yang sehat merupakan bibit yang baik, terhindar dari penyakit, seperti pullorum, jamur dan imphalitis. Memiliki mata yang cerah, gerakan lincah, bulu lebat serta tidak kusam, kaki yang besar.

  1. Perhatikan Pakan Ayam Potong

Pada banyaknya jenis pakan untuk ayam ternak, Kamu juga harus mengetahui jenis pakan. Ayam potong membutuhkan jenis pakan yang mengandung protein, seperti dedak padi yang merupakan hasil penggilingan padi saat memproduksi beras. Pakan ini memiliki banyak kelebihan yaitu kandungan gizi yang cukup tinggi, harga relatif terjangkau, mudah memperolehnya, dan penggunaannya tidak bersaing dengan kebutuhan manusia.

Namun, dedak juga memiliki kelemahan, yaitu mudah berbau tengik dan juga menggumpal. Jika sudah berbau tengik, maka kualitas dedak menurun, sehingga ayam potong sudah tidak dapat mengkonsumsinya. Pakan dedak dapat bertahan 5 minggu setelah masa pembelian. Kami sarankan dalam waktu tersebut kamu harus menyimpannya dalam kondisi kering dan tidak lembab. Dengan begitu dedak dalam kondisi terbaik.

  1. Berikan Ayam Potong Suplemen

Pastikan nutrisi ayam terpenuhi dengan memberikan vitamin, antibiotik, probiotik, dan lain-lain. Perhatikan dosis suplemen yang akan Kamu berikan, karena suplemen yang berlebih tidak baik untuk pencernaan ayam. Pilih juga suplemen dengan merek terpercaya dan tidak mengandung zat-zat yang berbahaya agar ayam tidak sakit ataupun mati. Jika Kamu bingung memilih suplemen ayam, konsultasikan dulu dengan komunitas peternak ayam untuk membantumu.

  1. Kebersihan Kandang Ayam Potong

Kandang adalah tempat berteduh, berlindung dan berkembang biak sekaligus tempat makan dan tidur ayam. Sehingga kondisi kandang juga dapat memengaruhi bobot ayam. Masalah dalam manajemen kandang ada, seperti suhu kandang yang tidak sesuai, kurangnya kapasitas kandang, dan juga kotoran yang bisa mendatangkan penyakit. Maka, bersihkan dan perbaiki kandang dengan rutin agar ayam dapat menghasilkan panen yang baik.

  1. Ketahui Standar Bobot Ayam Potong

Sebelum menentukan manajemen kandang, memberi vitamin serta pakan, ada baiknya Kamu mengetahui standar bobot ayam untuk tolak ukur. Untuk mendapatkan hasil panen yang baik, Kamu harus memantau juga bobotnya secara berkala. Kamu juga dapat mencatat ternak ayam potongmu setiap hari hingga panen. Nantinya catatan tersebut sebagai acuan untuk keberhasilan ternak.

Yuk kunjungi juga situs partner Kami :


Segar Ayamnya Cepat Layanannya
Ada yang bisa kami bantu?